Showing posts with label yamaha. Show all posts
Showing posts with label yamaha. Show all posts

Sunday, February 6, 2011

Modifikasi Motor, Mio Soul Ala Thailand


Modifikasi Motor, Mio Soul Ala Thailand - Yanuar Ramadhani dari Pontianak yang punya Yamaha Mio Soul 2010 ingin modifikasi motor-nya dengan mengaplikasi dari Thailand. Buat di Jakarta atau Jawa, katanya mungkin sudah bukan yang luar biasa, tapi untuk di kota Khatulistiwa jadi sesuatu yang aneh.

Dalam merombak Mio, Yanuar tak ingin memundurkan sumbu roda bergaya low rider. Sentuhan dilakukan pada kedua roda yang memakai pelek 17 dibalut ban kecil agar tidak bergesekan dengan boks filter.

Kelar roda, memilih variasi pendukung yang mengoptimalkan produk bolt-on. Prinsip boleh ramai asal harmonisasi tetap terjaga. Seperti disc brake belakang sengaja dipilih warna-warni. Begitu juga dengnan selang rem, bahkan pulley juga diberi aneka warna spesial karena cover CVT dipakai yang berlubang.

Tambah sip, bodi sudah dililit lampu LED. Sayang tidak dibuktikan di malam hari.

Menarik, Mio Soul ini pakai engine cut-off dari mobil ditempelkan di batang kemudi atau setang. Fungsinya bukan untuk memati-hidupkan mesin, kata Yanuar, tapi menghidupkan lampu LED. Trus, lengan ayun standar sudah diganti model custom.

Modifikasi Motor mio, Tampil Sangar Dengan Kaki Tunggal


Modifikasi Motor mio, Tampil Sangar Dengan Kaki Tunggal - Modifikasi Motor untuk kelas matic memang tak ada habis-habisnya untuk dikembangkan, seperti yang dilakukan Subagyo dari B Custom terhadap Yamaha Mio 2009 ini tak ada yang ekstrem. Tapi, ada satu bagian yang bisa dibilang unik, yakni model peredam kejut depan yang tunggal.

Untuk mengubah dari standar ke model tunggal, sang modifikator menggunakan bahan besi yang pas sebagai pegangan dan dudukan peredam kejut. Untuk suspensi depan, kata Subagyo, ia menggunakan pipa setebal 5 mm dan lebar 50 mm.


Desain diakuinya mengikuti skuter Italia. Supaya terlihat rapi, pelat besi dibungkus pelat baru lagi, kemudian didempul dan dicat rapi. Sementara itu, peredam kejut belakang berubah, tidak di pinggir, tapi bergeser ke tengah dan memakai punya Suzuki RG-R. Sementara itu, pegangan peredam kejut bagian bawah dibuat dari pipa diameter 1 inci (25,4 mm) yang dibautkan ke cover CVT.


"Tapi sumbu roda masih standar dan tidak saya tergoda untuk memundurkannya karena konsepnya racing look," ungkap builder asal Jawa Timur yang kini menetap di Pulau Dewata itu.

Biar gampang, velg tetap menggunakan asli Mio. Namun, as roda harus dibuat ulang. "Dibuat di tukang bubut yang ukurannya sedikit lebih besar dibandingkan aslinya supaya kuat," urai ayah dua anak ini.

Urusan bodi, Bagyo tak ingin macam-macam. Bagian belakang dibuat bergaya racing dengan memakai pelat galvanis. Sementara itu, bagian depan cukup andalkan punya Mio Soul yang di-custom ulang.